Pembukaan: Kok Penting Banget Sih Punya Printer All-in-One?
Halo, Sobat Cetak! Pernah nggak sih kamu merasa meja kerja atau meja belajar itu penuh banget sama barang? Ada printer sendiri, scanner sendiri, mesin fotocopy mini juga kadang ada. Ribet banget kan? Nah, di sinilah peran pahlawan super bernama shobi.id Printer All-in-One (AIO) atau yang sering disebut printer multifungsi. Ini tuh alat sakti yang bisa jadi printer, scanner, sekaligus mesin fotocopy dalam satu bodi mungil! Nggak heran kalau banyak yang penasaran, berapa harga printer all-in-one yang pas buat kebutuhan mereka.
Mungkin kamu lagi cari printer buat tugas sekolah, skripsi, kerjaan kantor di rumah, atau bahkan buat usaha kecil-kecilan. Pertanyaan pertama yang muncul pasti “Berapa duit ya?” atau “Mending beli yang mana ya?”. Tenang aja, kamu nggak sendirian! Banyak banget yang bingung pas mau beli printer jenis ini. Soalnya, harga printer AIO itu macem-macem banget, mulai dari yang murmer sampai yang harganya bikin kantong teriak. Artikel ini bakal bantu kamu kupas tuntas semua seluk beluknya, biar kamu nggak salah pilih dan pastinya nggak nyesel di kemudian hari. Kita bakal bahas 
dari mulai fungsinya, jenis-jenisnya, faktor penentu harga, sampai tips-tips jitu biar kamu dapet printer yang sesuai kantong dan kebutuhan!
Apa Itu Printer All-in-One (AIO)? Kenapa Bisa Multifungsi Banget?
Sebelum kita ngomongin soal berapa harga printer all-in-one, yuk kita kenalan dulu sama si jagoan ini. Biar lebih paham, kan?
Definisi Simpel Printer AIO
Gampangnya, printer All-in-One itu printer yang punya kemampuan lebih dari sekadar mencetak. Dia bisa jadi:
- Printer: Jelas dong, ini fungsi utamanya! Bisa cetak dokumen teks, foto, grafis, apa aja dari komputer atau smartphone kamu.
- Scanner: Bisa mengubah dokumen fisik (kertas, foto) jadi file digital (PDF, JPG) yang bisa kamu simpan di komputer atau kirim lewat email.
- Fotocopy: Nah, ini yang paling sering dipakai! Kamu bisa menduplikasi dokumen atau foto langsung dari printer tanpa perlu komputer. Mirip mesin fotocopy gede, tapi versi mininya.
- Fax (opsional): Beberapa model printer AIO yang lebih canggih atau buat kantor, kadang masih punya fungsi faks. Tapi ini udah jarang dipakai sih untuk kebutuhan rumahan.
Jadi, bayangin aja kamu cuma butuh satu alat tapi fungsinya ada tiga atau empat! Keren kan?
Keunggulan Utama Printer Multifungsi
Kenapa sih printer AIO ini populer banget? Ini dia beberapa keunggulannya:
- Hemat Tempat: Nggak perlu lagi punya tiga alat terpisah yang makan banyak tempat. Satu printer AIO udah beres semua. Meja jadi lebih rapi!
- Hemat Biaya Awal: Umumnya, membeli satu printer AIO lebih murah daripada membeli printer, scanner, dan fotocopy secara terpisah. Ini penting banget pas kamu lagi ngitung berapa harga printer all-in-one secara keseluruhan.
- Praktis dan Efisien: Semua ada di satu tempat. Mau cetak, scan, atau fotocopy, tinggal pencet tombol di satu mesin aja. Nggak perlu pindah-pindah alat atau colok-cabut kabel.
- Hemat Daya Listrik: Karena cuma satu alat, konsumsi listriknya cenderung lebih hemat dibanding tiga alat yang nyala bersamaan.
Berapa Kisaran Harga Printer All-in-One di Pasaran Sekarang?
Oke, ini dia bagian yang paling ditunggu-tunggu! Ngomongin berapa harga printer all-in-one, jawabannya bisa panjang banget. Kenapa? Karena harganya itu variatif banget, kayak harga gorengan di beda tempat. Ada yang seribu dapat tiga, ada yang seribu cuma dapat satu, hehe. Kisaran harganya bisa mulai dari ratusan ribu sampai belasan juta rupiah! Bingung kan? Makanya, yuk kita bedah kategorinya:
Printer All-in-One Murah Meriah (Di Bawah 1 Jutaan)
Kalau budget kamu mepet atau cuma butuh buat cetak/scan/copy sesekali di rumah, kategori ini pas banget. Biasanya, harga printer AIO di bawah 1 juta punya fitur dasar aja. Mereka seringnya tipe inkjet, tanpa Wi-Fi, atau fitur canggih lainnya. Kecepatan cetaknya juga nggak ngebut-ngebut banget.
Cocok untuk: Mahasiswa, anak sekolah, pengguna rumahan dengan kebutuhan cetak rendah.
Contoh Merek/Seri (ilustrasi, bisa berubah): HP DeskJet series, Canon PIXMA entry-level, Epson EcoTank L series (model paling murah).
Printer All-in-One Kelas Menengah (1 Juta – 3 Jutaan)
Nah, kalau kamu butuh fitur lebih atau intensitas cetak lumayan, ini adalah segmen paling populer. Di harga segini, kamu udah bisa dapet printer AIO dengan Wi-Fi, jadi bisa cetak dari HP atau laptop tanpa kabel. Beberapa model juga udah punya fitur ADF (Automatic Document Feeder) buat scan/copy tumpukan dokumen otomatis, atau bahkan duplex printing (cetak bolak-balik otomatis). Kualitas cetak dan kecepatannya juga lebih baik dari yang murmer.
Cocok untuk: Home office, UMKM, keluarga dengan kebutuhan cetak sedang hingga tinggi, pelajar/mahasiswa yang sering cetak dokumen tebal.
Contoh Merek/Seri (ilustrasi): HP Smart Tank series, Canon PIXMA G series, Epson EcoTank L series (model menengah), Brother DCP series.
Printer All-in-One Premium (Di Atas 3 Jutaan)
Ini dia kelas kakapnya! Printer AIO di segmen ini biasanya buat kantor yang sibuk, percetakan kecil, atau kebutuhan profesional. Harganya bisa tembus belasan juta rupiah. Kamu bakal nemuin printer laser all-in-one di sini, yang terkenal cepat banget buat cetak teks, hemat toner (kalau cetak banyak), dan kualitasnya tajam. Fiturnya juga super lengkap: layar sentuh besar, konektivitas Ethernet, keamanan canggih, kapasitas kertas gede, dan siklus kerja yang tinggi (bisa cetak ribuan lembar per bulan tanpa masalah).
Cocok untuk: Kantor skala menengah hingga besar, percetakan digital, arsitek/desainer yang butuh cetak presisi tinggi.
Contoh Merek/Seri (ilustrasi): HP LaserJet Pro MFP series, Brother MFC series, Canon imageCLASS MFP series, Fuji Xerox DocuPrint series, Pantum.
Faktor-faktor yang Bikin Harga Printer All-in-One Beda-beda Jauh
Kamu mungkin udah lihat sendiri, rentang harga printer multifungsi itu luas banget. Ada banyak faktor yang mempengaruhi berapa harga printer all-in-one. Ini penting banget kamu pahami biar nggak cuma lihat angka doang, tapi juga tahu apa yang bikin harganya segitu.
Jenis Teknologi Cetak: Inkjet vs. Laser
Ini adalah perbedaan fundamental yang paling gede pengaruhnya ke harga dan biaya operasional.
Printer Inkjet All-in-One
- Cara Kerja: Menyemprotkan tetesan tinta cair super kecil ke kertas.
- Keunggulan:
- Biasanya harga printer all-in-one awal lebih murah.
- Bagus untuk mencetak foto berwarna dengan kualitas tinggi dan detail.
- Mampu mencetak di berbagai jenis media (kertas foto, stiker, dll.).
- Kekurangan:
- Kecepatan cetak cenderung lebih lambat, terutama untuk dokumen berwarna.
- Tinta bisa kering kalau nggak dipakai dalam waktu lama.
- Biaya tinta per halaman (Cost Per Page/CPP) bisa lebih tinggi kalau sering cetak banyak, apalagi pakai cartridge kecil.
- Cocok untuk: Pengguna rumahan, mahasiswa, cetak foto, kebutuhan cetak campuran teks dan gambar.
Printer Laser All-in-One
- Cara Kerja: Menggunakan bubuk toner dan laser untuk menempelkan gambar ke kertas, lalu dipanaskan (fused).
- Keunggulan:
- Kecepatan cetak sangat tinggi, terutama untuk dokumen teks hitam putih.
- Teks hasil cetak sangat tajam dan presisi.
- Toner tidak mengering, jadi aman meski jarang dipakai.
- Biaya per halaman (CPP) lebih rendah untuk cetak volume tinggi. Ini bisa jadi pertimbangan besar meskipun harga printer all-in-one awalnya lebih mahal.
- Kekurangan:
- Harga printer all-in-one awal jauh lebih mahal daripada inkjet.
- Tidak sebaik inkjet untuk mencetak foto berwarna (meski printer laser warna modern sudah jauh lebih baik).
- Ukuran printer biasanya lebih besar dan berat.
- Cocok untuk: Kantor, usaha yang butuh cetak dokumen teks banyak dan cepat, pengguna yang prioritasnya kecepatan dan ketajaman teks.
Fitur Tambahan (Bikin Harga Naik!)
Sama kayak HP, makin banyak fitur canggih, makin mahal harganya. Ini beberapa fitur yang mempengaruhi berapa harga printer all-in-one:
- WiFi/Wireless Connectivity: Fitur wajib di zaman sekarang! Memungkinkan kamu cetak dari laptop, HP, atau tablet tanpa kabel. Praktis banget dan jadi fitur standar di printer kelas menengah ke atas.
- Automatic Document Feeder (ADF): Ini fitur penyelamat kalau kamu sering scan atau fotocopy banyak halaman sekaligus. Tinggal tumpuk dokumen di tray ADF, dia bakal narik satu per satu secara otomatis. Nggak perlu masukin lembar demi lembar secara manual.
- Duplex Printing (Cetak Bolak-balik Otomatis): Mau hemat kertas? Fitur ini memungkinkan printer mencetak di kedua sisi kertas secara otomatis, tanpa kamu perlu membalik kertas secara manual.
- Layar Sentuh (Touchscreen): Menggantikan tombol-tombol fisik, layar sentuh bikin operasional printer jadi lebih modern dan intuitif.
- Ukuran Kertas Maksimal: Kebanyakan printer AIO cuma bisa A4. Tapi ada juga yang bisa A3 atau bahkan format lebih besar, tentu harganya bakal beda jauh.
- Konektivitas Lain: Port Ethernet (buat jaringan kantor), slot kartu SD, atau port USB langsung (buat cetak dari flashdisk tanpa komputer) juga menambah nilai dan harga.
- Sistem Tangki Tinta (Ink Tank System): Khusus untuk inkjet, sistem tangki tinta (seperti Epson EcoTank, Canon PIXMA G Series, HP Smart Tank) punya botol tinta yang bisa diisi ulang. Meskipun harga printer all-in-one dengan sistem ini di awal lebih mahal, tapi biaya tintanya jauh lebih murah dalam jangka panjang. Ini inovasi yang mengubah game banget!
Kecepatan Cetak & Resolusi (DPI)
Makin cepat printer bisa mencetak (diukur dalam PPM/Pages Per Minute atau IPM/Images Per Minute), makin mahal biasanya. Begitu juga dengan resolusi (DPI/Dots Per Inch) untuk mencetak dan scan. Resolusi yang tinggi menghasilkan gambar lebih tajam dan detail, tapi juga bikin harga naik.
Merek dan Garansi
Merek-merek besar seperti HP, Canon, Epson, dan Brother punya reputasi yang bagus dan jaringan servis yang luas. Kadang, harga printer all-in-one dari merek ini mungkin sedikit lebih tinggi, tapi kamu dapat jaminan kualitas dan garansi yang jelas. Garansi yang lebih panjang juga bisa jadi nilai tambah dan kadang sedikit menaikkan harga. Jangan remehkan ini ya, servis purna jual itu penting!
Biaya Tersembunyi: Bukan Cuma Berapa Harga Printer All-in-One Awalnya Doang!
Sering banget kita cuma fokus ke berapa harga printer all-in-one pas beli di toko. Padahal, biaya kepemilikan printer itu nggak cuma harga awal beli doang lho! Ada yang namanya biaya operasional, dan ini sering jadi “jebakan betmen” kalau nggak dihitung matang-matang. Jangan sampai printernya murah, tapi biaya isi ulang tintanya bikin dompet nangis kejer.
Harga Tinta/Toner
Ini adalah biaya paling besar dan paling penting untuk kamu pertimbangkan.
- Tinta Cartridge (untuk Inkjet): Model lama atau entry-level biasanya pakai cartridge kecil. Harga cartridgenya mungkin nggak terlalu mahal, tapi isinya sedikit. Jadi, kalau kamu sering cetak, kamu bakal sering beli cartridge dan biaya per halaman jadi mahal banget.
- Tinta Botolan (untuk Inkjet Ink Tank): Seperti yang udah disebutin, printer dengan sistem tangki tinta (contoh: Epson EcoTank, Canon PIXMA G Series) punya botol tinta yang harganya jauh lebih murah dan isinya banyak banget. Meskipun harga printer all-in-one jenis ini di awal lebih tinggi, tapi biaya operasionalnya jadi super hemat. Ini cocok banget buat kamu yang butuh cetak banyak!
- Toner (untuk Laser): Toner itu bubuk. Meskipun harga toner cartridge biasanya lebih mahal dari tinta cartridge, tapi kapasitasnya jauh lebih banyak dan biaya per halamannya jauh lebih murah, terutama untuk cetak teks hitam putih. Makanya printer laser cocok buat kantor.
Tips Penting: Pas mau beli, jangan cuma lihat harga printernya, tapi cari tahu juga berapa harga tinta printer all-in-one atau toner untuk model tersebut dan berapa banyak halaman yang bisa dicetak dengan satu botol/cartridge (Yield). Hitung biaya per halaman (CPP) nya!
Perawatan dan Spare Part
Meski jarang, printer juga butuh perawatan atau kadang ada komponen yang harus diganti. Misalnya:
- Kepala Cetak (Print Head): Khusus inkjet, kalau sering mampet atau rusak, ini lumayan mahal kalau harus ganti.
- Drum Unit (untuk Laser): Di printer laser, ada komponen drum unit yang perlu diganti setelah sejumlah cetakan.
Tapi biasanya ini untuk penggunaan yang sudah sangat lama atau cetak dalam volume ekstrem. Untuk pemakaian normal, jarang sampai harus ganti komponen besar.
Konsumsi Daya Listrik
Secara umum, konsumsi daya printer AIO tidak terlalu besar. Printer laser biasanya butuh daya lebih besar saat startup atau mencetak, tapi saat idle cenderung lebih hemat. Printer inkjet lebih konsisten dalam konsumsi daya. Namun, ini jadi pertimbangan kalau kamu punya banyak alat elektronik di rumah atau kantor.
Rekomendasi Printer All-in-One Berdasarkan Kebutuhan
Biar nggak bingung lagi mau pilih yang mana, mari kita sesuaikan berapa harga printer all-in-one dengan kebutuhan kamu. 
Ini dia rekomendasinya:
Untuk Mahasiswa/Pengguna Rumahan Ringan (Budget di Bawah 1,5 Jutaan)
Kamu cuma butuh cetak tugas, sesekali scan KTP, atau fotocopy dokumen penting. Nggak terlalu sering, volume cetak rendah.
- Tipe: Inkjet All-in-One.
- Fitur Penting: Cukup yang dasar (print, scan, copy). Kalau ada Wi-Fi, itu nilai plus.
- Pertimbangkan: Printer dengan sistem tangki tinta (meskipun harganya sedikit di atas 1 jutaan) akan lebih hemat jangka panjang daripada cartridge kalau kamu sering cetak. Atau kalau budget mepet banget, pilih yang cartridge tapi pastikan harga cartridgenya nggak terlalu mahal.
- Contoh Merek/Seri: HP DeskJet Ink Advantage 2775, Canon PIXMA MG series (lama), Epson EcoTank L1210 (kalau ada promo murah).
Untuk Home Office/UMKM (Budget 1,5 Juta – 4 Jutaan)
Kamu butuh printer untuk kerja dari rumah, usaha kecil, atau keluarga yang aktif. Volume cetak sedang, butuh kecepatan dan efisiensi.
- Tipe: Inkjet Ink Tank All-in-One atau Laser Monochrome All-in-One (kalau cuma cetak hitam putih).
- Fitur Penting: Wi-Fi, ADF (penting banget buat scan/copy tumpukan), Duplex Printing (opsional tapi sangat membantu), kecepatan cetak yang lumayan.
- Pertimbangkan: Sistem tangki tinta mutlak disarankan di sini. Untuk laser monochrome AIO, cocok kalau dominan cetak teks hitam putih dan butuh kecepatan tinggi.
- Contoh Merek/Seri: Canon PIXMA G3020, Epson EcoTank L3250/L4260, HP Smart Tank 515/615, Brother DCP-T520W (inkjet), Brother DCP-L2550DW (laser mono).
Untuk Kantor Kecil/Perusahaan (Budget 4 Juta ke Atas)
Ini untuk lingkungan kerja yang sibuk, volume cetak tinggi, dan butuh keandalan serta efisiensi maksimal.
- Tipe: Laser Color/Monochrome All-in-One.
- Fitur Penting: Kecepatan cetak tinggi, ADF, Duplex Printing, konektivitas Ethernet, keamanan data, siklus kerja bulanan yang besar. Layar sentuh dan kapasitas kertas besar juga penting.
- Pertimbangkan: Biaya per halaman toner yang sangat rendah jadi prioritas. Keandalan dan dukungan servis purna jual juga harus jadi pertimbangan utama.
- Contoh Merek/Seri: HP LaserJet Pro MFP M227fdw, Brother MFC-L3750CDW (laser warna), Canon imageCLASS MF445dw.
Tips Memilih Printer All-in-One Biar Gak Nyesel Kemudian!
Sudah tahu kan berapa harga printer all-in-one itu bervariasi dan faktor apa aja yang mempengaruhinya? Sekarang, biar kamu nggak nyesel setelah beli, ini ada beberapa tips jitu yang wajib kamu terapkan:
- Tentukan Kebutuhan Cetakmu Secara Jelas:
- Seberapa sering kamu mencetak? Setiap hari? Seminggu sekali? Sebulan sekali?
- Apa yang paling sering kamu cetak? Dokumen teks hitam putih? Foto berwarna? Grafis?
- Seberapa banyak volume cetak per bulan? Puluhan lembar? Ratusan? Ribuan?
- Perlu scan atau fotocopy banyak dokumen sekaligus? Kalau iya, ADF itu wajib.
Jawaban dari pertanyaan ini bakal mengerucutkan pilihanmu antara inkjet atau laser, dan fitur apa aja yang benar-benar kamu butuhkan.
- Hitung Biaya Operasional (Tinta/Toner), Bukan Cuma Harga Awal: Ini adalah tips paling krusial! Ingat, printernya mungkin murah, tapi tinta/tonernya bisa bikin tekor. Cari tahu harga tinta/toner dan berapa jumlah halaman yang bisa dicetak (page yield). Dengan begitu, kamu bisa menghitung biaya per halaman (Cost Per Page/CPP). Printer All-in-One dengan sistem tangki tinta (ink tank) biasanya punya CPP paling rendah, meskipun harga awalnya lebih mahal.
- Perhatikan Fitur yang Benar-benar Penting Bagimu:
- Perlu Wi-Fi buat cetak dari HP?
- Perlu ADF buat scan/copy tumpukan dokumen?
- Perlu Duplex Printing buat hemat kertas?
- Ukuran kertas maksimal apa yang kamu butuhkan? A4 saja atau A3 juga?
Jangan tergoda fitur yang nggak kamu pakai, itu cuma nambahin harga doang!
- Cek Review dan Reputasi Merek: Sebelum memutuskan, luangkan waktu buat baca review dari pengguna lain di internet atau toko online. Cari tahu pengalaman mereka dengan printer yang kamu incar. Perhatikan juga reputasi mereknya, apakah terkenal bandel, gampang rusak, atau layanan purna jualnya bagus? Merek besar seperti HP, Canon, Epson, Brother umumnya punya reputasi baik.
- Bandingkan Harga Printer All-in-One dari Berbagai Toko: Jangan langsung beli di toko pertama yang kamu datangi. Cek harga di beberapa toko elektronik, toko online besar (e-commerce), atau bahkan di distributor resmi. Siapa tahu ada promo atau diskon menarik yang bisa menghemat pengeluaranmu.
- Pertimbangkan Garansi dan Ketersediaan Servis: Garansi itu penting banget sebagai jaminan kalau ada masalah di kemudian hari. Pastikan printernya punya garansi resmi dan ada pusat servis yang mudah dijangkau di kotamu. Ini akan sangat membantu jika terjadi kerusakan atau perlu perawatan.
FAQ Seputar Printer All-in-One yang Sering Ditanyain
Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering muncul seputar printer all-in-one:
Q: Apa bedanya printer inkjet dan laser all-in-one?
A: Printer inkjet menggunakan tinta cair untuk mencetak, cocok untuk foto berwarna dan harganya lebih murah di awal. Printer laser menggunakan bubuk toner, cepat untuk cetak teks hitam putih, lebih hemat biaya per halaman untuk volume tinggi, tapi harga awal lebih mahal.
Q: Lebih hemat mana, printer cartridge atau ink tank?
A: Printer ink tank (tangki tinta) jauh lebih hemat biaya operasional dalam jangka panjang, terutama jika kamu sering mencetak. Meskipun harga printer all-in-one ink tank lebih tinggi di awal, harga tinta botolannya sangat murah dan isinya banyak.
Q: Perlu Wi-Fi nggak sih di printer all-in-one?
A: Sangat direkomendasikan! Dengan Wi-Fi, kamu bisa mencetak dari HP, tablet, atau laptop tanpa perlu kabel. Ini bikin kerjaan jadi lebih praktis dan fleksibel.
Q: Apa itu ADF dan Duplex Printing? Penting nggak?
A: ADF (Automatic Document Feeder) memungkinkan printer memindai atau memfotokopi tumpukan dokumen secara otomatis. Penting jika kamu sering berurusan dengan banyak halaman. Duplex Printing adalah fitur cetak bolak-balik otomatis, sangat penting untuk menghemat kertas dan waktu.
Q: Printer all-in-one merek apa yang paling bagus?
A: Merek seperti HP, Canon, Epson, dan Brother semuanya bagus, tapi keunggulannya beda-beda. Epson dan Canon terkenal dengan sistem ink tank mereka, sementara HP dan Brother punya pilihan laser yang kuat. “Terbaik” itu tergantung kebutuhan dan budget kamu.
Q: Apakah printer all-in-one bisa mencetak dari smartphone?
A: Ya, kebanyakan printer all-in-one modern, terutama yang punya fitur Wi-Fi, bisa mencetak langsung dari smartphone atau tablet melalui aplikasi bawaan merek printer atau layanan cetak cloud seperti Google Cloud Print (meskipun sudah tidak didukung penuh) atau Apple AirPrint.
Q: Berapa lama sih umur printer all-in-one?
A: Umur printer bervariasi tergantung merek, model, dan seberapa sering/intensif digunakan. Dengan perawatan yang baik, printer bisa bertahan 3-5 tahun atau lebih. Printer laser umumnya lebih tahan banting untuk penggunaan jangka panjang dan volume tinggi.
Kesimpulan: Memilih Printer All-in-One itu Investasi Jangka Panjang!
Gimana, sekarang udah lebih tercerahkan kan? Pertanyaan “berapa harga printer all-in-one” ternyata nggak sesimpel itu jawabannya. Ada banyak banget faktor yang perlu kamu pertimbangkan, mulai dari jenis teknologi (inkjet vs. laser), fitur tambahan (Wi-Fi, ADF, Duplex), kecepatan, sampai yang paling penting: biaya operasional tinta atau toner.
Ingat, membeli printer all-in-one itu bukan cuma soal harga awal pas kamu bayar di kasir. Ini adalah investasi jangka panjang untuk efisiensi kerja atau belajar kamu. Jangan sampai kamu terjebak printernya murah di awal, tapi nanti tekor di biaya tinta atau toner. Jadi, bijaklah dalam memilih, sesuaikan dengan kebutuhan dan budgetmu, dan jangan lupa pertimbangkan biaya tersembunyinya. Dengan begitu, kamu bakal dapet printer all-in-one yang pas, fungsional, dan nggak bikin nyesel di kemudian hari. 
Semoga artikel ini membantu kamu menemukan printer impianmu ya! Happy printing, scanning, and copying!