Halo, shobat shobi.id👋🏻
Pernah nggak sih kamu lagi kerja serius, deadline mepet, kopi udah dingin, otak udah setengah ngambang… terus tiba-tiba printer di kantor ngambek? Lebih parah lagi, satu printer dipakai rame-rame, tapi koneksinya rebutan WiFi, putus nyambung kayak hubungan LDR yang kebanyakan janji tapi minim kepastian.
Di momen-momen kayak gitu, gue baru sadar kalau all in one printer with ethernet port itu sebenarnya bukan fitur “tambahan”, tapi kebutuhan nyata terutama buat kantor, UMKM, atau tim yang kerja barengan. Printer bukan cuma soal bisa ngeprint, tapi soal bisa diandalkan.
Di artikel ini, gue mau ngajak kamu ngobrol santai—ala blog pribadi—tentang kenapa printer dengan koneksi LAN atau Ethernet itu underrated tapi super penting. Kita bakal bahas dari pengalaman sehari-hari, fungsi teknisnya, siapa yang paling butuh, sampai rekomendasi seri yang layak kamu pertimbangkan. Santai aja bacanya, anggap kita lagi duduk di pantry kantor sambil ngopi sachet dan ngeluh soal printer.

Kenapa Ethernet Port di Printer Itu Penting Banget?
Kita hidup di era wireless. Hampir semua hal pakai WiFi. HP, laptop, smart TV, bahkan rice cooker sekarang ada yang bisa konek internet. Tapi justru di situ masalahnya.
WiFi itu nyaman, iya. Tapi nggak selalu stabil.
Apalagi di kantor.
Satu router dipakai rame-rame:
– Meeting Zoom
– Upload laporan
– Download file gede
– Backup cloud
– Scroll TikTok (ngaku aja)
Printer yang cuma mengandalkan WiFi sering jadi korban. Mulai dari susah terdeteksi, delay waktu ngeprint, sampai tiba-tiba statusnya “offline” padahal nyala.
Di sinilah All in one printer with Ethernet mulai menunjukkan taringnya.
Dengan kabel LAN langsung ke router atau switch:
-
Koneksi lebih stabil
-
Nggak terganggu sinyal
-
Transfer data lebih konsisten
-
Jarang error misterius
Tinggal colok, setting sekali, dan printer bisa dipakai bareng satu kantor tanpa drama.
Makanya, makin ke sini, banyak kantor mulai sadar pentingnya Printer all in one Ethernet port, terutama yang punya lebih dari 3–4 pengguna aktif.
Apa Itu All in One Printer dengan Ethernet Port?
Biar nggak salah paham, kita samain persepsi dulu.
All in one printer with ethernet port adalah printer multifungsi yang:
-
Bisa print
-
Bisa scan
-
Bisa copy
-
Kadang ada fax
-
Dan terhubung ke jaringan lewat port Ethernet (LAN)
Printer jenis ini biasanya masuk kategori Multifunction printer with Ethernet, dan memang dirancang buat lingkungan kerja, bukan sekadar pemakaian pribadi di rumah.
Dengan koneksi LAN:
-
Printer bisa diakses banyak komputer
-
Nggak perlu colok USB bergantian
-
Nggak perlu satu PC jadi “host”
Makanya sering juga disebut Network all in one printer Ethernet, karena fungsinya memang sebagai printer jaringan.
Pengalaman Nyata di Kantor Kecil (Dan Kenapa Ethernet Menyelamatkan Mental)
Gue pernah kerja di kantor kecil. Isinya cuma 6 orang. Tapi printer? Cuma satu.
Awalnya pakai printer WiFi biasa.
Setiap pagi ritualnya sama:
“Eh printernya ke-detect nggak?”
“Punya gue nggak muncul.”
“Coba restart printernya.”
“Coba restart WiFi-nya.”
“Udah gue restart semuanya, tetap nggak bisa.”
Setengah jam habis bukan buat kerja, tapi buat debat sama mesin.
Akhirnya kantor ganti ke All in one printer wired network.
Hasilnya?
-
Printer selalu muncul
-
Antrian cetak rapi
-
Siapa print duluan ya masuk duluan
-
Nggak ada lagi ritual restart pagi-pagi
Dari situ gue paham, kenapa Printer all in one LAN connection itu krusial buat kerja tim. Bukan soal teknologi canggih, tapi soal kerja jadi beres.
Cocok untuk Kantor, Bukan Cuma Buat Gaya-Gayaan
Kalau kamu lihat spesifikasi printer kantor, hampir pasti ada embel-embel Office all in one printer Ethernet.
Dan itu bukan jargon marketing.
Printer dengan Ethernet memang dibuat untuk:
-
Dipakai rame-rame
-
Volume cetak tinggi
-
Operasional stabil 8 jam (atau lebih)
-
Minim error koneksi
-
Lebih awet buat kerja berat
Makanya sering juga disebut Business all in one printer with LAN. Fokusnya bukan lucu-lucuan, tapi produktivitas.
Print, Scan, Copy Tanpa Ribet di Lingkungan Jaringan
Satu hal yang sering diremehkan adalah scan dan copy di printer jaringan.
Dengan Printer with Ethernet print scan copy, kamu bisa:
-
Scan dari printer
-
Kirim hasil scan langsung ke komputer tertentu
-
Simpan ke folder sharing
-
Kirim ke email internal
Tanpa perlu colok laptop ke printer.
Buat bagian:
-
Administrasi
-
HR
-
Finance
-
Legal
Fitur ini bukan cuma membantu, tapi mempercepat kerja.
Sharing Printer Jadi Masuk Akal (Dan Tidak Menyebalkan)
Printer jaringan itu tentang kolaborasi.
All in one printer network sharing bikin satu printer bisa:
-
Dipakai banyak user
-
Tanpa konflik koneksi
-
Tanpa rebutan USB
-
Tanpa drama “kok punyaku nggak bisa”
Beberapa model bahkan mendukung:
-
Manajemen user
-
Antrian cetak
-
Pembatasan akses
Inilah kenapa All in one printer for multiple users jadi solusi ideal buat kantor kecil sampai menengah.
Daripada beli 3 printer murahan, lebih baik 1 printer jaringan yang beneran siap kerja.
Ethernet vs WiFi: Jangan Salah Kaprah
Gue nggak bilang WiFi itu jelek. WiFi itu praktis.
Tapi Ethernet itu konsisten.
Dengan all in one printer with ethernet port:
-
Transfer data stabil
-
Latency rendah
-
Jarang disconnect
-
Tidak tergantung kualitas sinyal
Kalau kantor kamu:
-
Banyak laptop
-
Ada PC desktop
-
Ada CCTV
-
Ada server kecil
-
Ada NAS
Pakai kabel LAN buat printer justru bikin jaringan lebih rapi dan efisien.
Review Singkat: Apa Kata Pengguna?
Kalau kamu cari Review all in one printer with Ethernet port, mayoritas pengguna kantor bilang hal yang sama:
✅ Lebih stabil
✅ Lebih jarang error
✅ Cocok buat kerja tim
✅ Lebih profesional
Minusnya?
-
Harga awal sedikit lebih mahal
-
Ukuran printer biasanya lebih besar
Tapi jujur aja, itu trade-off yang wajar buat alat kerja.
Harga: Mahal di Awal, Murah di Belakang
Soal biaya, All in one printer Ethernet price memang nggak bisa disamain dengan printer rumahan.
Tapi ingat:
-
Printer kantor itu investasi
-
Waktu tim itu mahal
-
Emosi tim itu penting
Satu printer stabil bisa:
-
Menghemat jam kerja
-
Mengurangi stres
-
Meningkatkan produktivitas
Kalau dihitung jangka panjang, harganya jadi terasa masuk akal.
Rekomendasi Seri All in One Printer dengan Ethernet Port
Biar kamu nggak bingung, ini beberapa contoh seri yang sering direkomendasikan dan cocok buat ditambahkan gambar di artikel:
1. HP OfficeJet Pro 9020e

-
Cocok untuk kantor kecil–menengah
-
Ethernet + WiFi
-
ADF & duplex print
-
Cepat dan stabil
2. Brother MFC-L5710DN

-
Printer laser monochrome
-
Ethernet only (super stabil)
-
Tangguh untuk volume tinggi
-
Cocok untuk laporan dan dokumen
3. Canon MAXIFY GX6070

-
Ink tank bisnis
-
Ethernet + WiFi
-
Hemat tinta
-
Cocok untuk UMKM
4. Epson EcoTank L6490

-
All in one printer bisnis dengan LAN
-
Kecepatan tinggi
-
Cocok untuk tim administrasi
Model-model ini sering masuk daftar Best all in one printer with Ethernet karena stabil, awet, dan minim drama.
Siapa yang Paling Butuh Printer Jenis Ini?
Jawabannya sebenarnya simpel, tapi dampaknya besar. All in one printer with ethernet port paling terasa manfaatnya di lingkungan yang nggak bisa kerja sendirian. Begitu satu printer harus melayani banyak orang, di situlah koneksi stabil jadi kunci utama.
Pertama, kantor jelas jadi kandidat utama. Baik kantor kecil maupun menengah, printer jaringan bikin kerja jauh lebih rapi. Semua komputer bisa akses printer yang sama tanpa rebutan kabel USB atau drama WiFi yang putus nyambung. Antrian cetak jelas, waktu kerja lebih efisien, dan urusan dokumen jadi beres tanpa emosi.
Kedua, UMKM dan startup. Bisnis yang sedang tumbuh biasanya punya banyak aktivitas administrasi invoice, laporan, kontrak, sampai dokumen pengiriman. Printer dengan Ethernet membantu tim kerja bareng tanpa hambatan teknis. Buat startup yang ritmenya cepat, printer yang stabil itu bukan kemewahan, tapi kebutuhan harian.
Ketiga, sekolah dan lembaga pendidikan. Ruang tata usaha, ruang guru, atau lab komputer sering mengandalkan satu printer untuk banyak pengguna. Dengan koneksi LAN, printer bisa diakses dari banyak PC sekaligus tanpa harus setting ulang setiap hari.
Terakhir, home office dengan banyak device. Kalau di rumah kamu ada lebih dari satu laptop, PC, atau bahkan server kecil, printer Ethernet bikin semuanya lebih tertata. Satu printer bisa dipakai bareng tanpa ribet, tanpa harus “nebeng” ke satu komputer tertentu.
Intinya, kalau kamu sering print barengan, kerja tim, atau berbagi satu printer untuk banyak perangkat, all in one printer with ethernet port bukan lagi opsi tambahan—tapi kebutuhan nyata supaya kerja tetap lancar dan waras.
Kesimpulan: Kabel Itu Nggak Ketinggalan Zaman
Di dunia yang serba wireless, kabel memang sering dianggap kuno, ribet, dan nggak praktis. Tapi buat urusan kerja serius terutama di lingkungan kantor kabel justru sering jadi penyelamat. Ketika WiFi mulai padat, sinyal naik turun, dan semua orang butuh akses cepat, koneksi LAN menawarkan satu hal yang paling dicari: stabilitas. Di titik inilah peran all in one printer with ethernet port jadi terasa nyata, bukan sekadar fitur tambahan di brosur.
Dengan printer yang terhubung lewat Ethernet, kamu dapat koneksi yang lebih konsisten, antrian cetak yang rapi, kerja tim yang lebih lancar, dan jauh lebih minim error teknis. Printer selalu terdeteksi, bisa dipakai banyak user sekaligus, dan nggak bikin waktu kerja habis cuma buat urusan “kenapa printernya nggak muncul”. Dampaknya kelihatan sederhana, tapi efeknya besar ke produktivitas dan suasana kerja.
Kalau kamu lagi cari printer kantor yang benar-benar bisa diandalkan, sekarang mungkin saat yang tepat buat mempertimbangkan printer dengan koneksi LAN. Coba cek situs rekomendasi printer atau toko online favoritmu, bandingkan spesifikasi, fitur jaringan, dan harga sebelum beli. Jangan cuma tergiur harga murah di awal—lihat juga dampaknya ke kerja tim, efisiensi waktu, dan ketenangan pikiran dalam jangka panjang.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanya)
1. Apakah printer dengan Ethernet masih relevan di era WiFi?
Sangat relevan, terutama untuk kantor dengan banyak pengguna.
2. Apakah Ethernet lebih cepat dari WiFi?
Lebih stabil dan konsisten, terutama untuk antrian cetak besar.
3. Bisa dipakai barengan dengan WiFi?
Banyak model mendukung Ethernet dan WiFi sekaligus.
4. Apakah instalasinya ribet?
Tidak. Biasanya tinggal colok LAN dan setting IP.
5. Apakah cocok untuk home office?
Cocok, terutama kalau device yang terhubung lebih dari dua.
Baca juga: Epson Printer All In One Ink Tank